Super Genius! Siswa Kelas 6 SD Ini Lulus Tes Masuk Universitas

11 November 2023 11:29
Penulis: Ramses Manurung, kamutau
Yahya Abdul Nasser Mohamed bocah genius dari Mesir/ist

Sahabat.com-Yahya Abdul Nasser Mohamed layak dinobatkan sebagai bocah super genius. Betapa tidak bocah asal Mesir yang masih duduk di kelas 6 SD ini berhasil lulus dari serangkaian tes masuk ke universitas. 

Dengan demikian, Yahya tak perlu melalui tahapan SMP dan SMA langsung melanjutkan studinya di perguruan tinggi. 

Program akselerasi pendidikan untuk Yahya telah mendapat persetujuan dari Kabinet Mesir. Yahya langsung melanjutkan studinya ke Fakultas Sains, Universitas Damietta. 

Keputusan tersebut diambil setelah otoritas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap permintaan yang diajukan ibunda Yahya. Putranya itu memiliki kemampuan yang luar biasa.  Selain itu, akselerasi yang diberikan kepada Yahya bertujuan untuk memotivasi anak-anak lain yang memiliki keterampilan dan bakat menonjol.  

Baca juga: Pascasarjana UNG Luluskan 107 Doktor dan Magister

Otoritas pendidikan tinggi melakukan tes kecerdasan intelektual (IQ) terhadap Yahya dan hasilnya luar biasa. Yahya bahkan menjalani tes bersama peserta lain yang lebih senior di Kota Sains Teknologi dan Inovasi Zewail. Tes tersebut mencakup mata pelajaran ilmiah seperti fisika, kimia, matematika, dan berpikir kritis, berlangsung selama 4 jam. Hasil yang diperoleh Yahya cukup mengejutkan, dia masuk dalam 10 persen peserta dengan nilai tertinggi, mengutip inewsid. 

Selain ilmu pengetahuan dan matematika, Yahya juga unggul dalam tes kemahiran bahasa Inggris yang digelar selama 2 jam. Oleh karena itu, dia tidak perlu lagi mengikuti kursus pengantar di universitas.  

Yahya juga mendapat beasiswa penuh sehingga bisa berpartisipasi dalam berbagai program di Kota Sains Teknologi dan Inovasi Zewail. Beasiswa tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan siswa dan keluarganya sepanjang masa pendidikan akademis hingga dia lulus. Kota Sains Teknologi dan Inovasi Zewail dibangun oleh pemerintah Mesir. Nama itu diambil dari seorang ilmuwan Mesir yang juga penerima Hadiah Nobel Kimia tahun 1999, Ahmed Zewail. 

 

 

 

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment